Terlalu banyak membuat harapan justru akan membebani diri sendiri.
~ HS, 1 Februari 2009
Apakah yang terjadi di dunia ini tepat sembilan belas tahun yang lalu. Sepertinya tidak begitu banyak yang dapat diingat, atau mungkin tidak banyak yang mengingatnya. Namun yang pasti, dari sekian banyak hal yang terjadi, ada satu yang secara tidak langsung turut berpengaruh terhadap kemunculan blog ini.
Di kampus saya ada sebuah surat kabar yang terbit secara bulanan bernama Bahana Mahasiswa, dengan slogan ‘Mengembangkan Tradisi Akademis yang Kritis’. Isinya cukup menarik, selain artikel-artikel, banyak terdapat kritik mengenai kampus berikut komponen-komponen di dalamnya. Kalau dilihat dari gaya bahasa dan isi tulisannya, saya memiliki sedikit keyakinan bahwa pengisian artikel-artikel di dalamnya didominasi oleh mahasiswa sendiri. Ketika membaca sebagian artikelnya, ada hal yang sedikit menggelitik pemikiran saya.
Sepertinya sudah tidak diperlukan lagi penjelasan rumit dan panjang lebar mengenai apa itu krisis global, karena sudah begitu banyak yang menjelaskannya dengan berbagai versi tentang apa itu krisis global dan analisis-analisisnya termasuk bagaimana cara menghadapinya.
Sebagai anak kos, beberapa tentunya merasakan bahwa krisis ini membawa akibat tersendiri bagi kondisi masing-masing, sebagai contoh bahwa telat atau berkurangnya kiriman uang dari orangtua, meningkatnya harga-harga, dan segala hal yang mungkin akan terjadi.
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!





